Pojok Blog

Saturday, June 22, 2013

MASAKAN TRADISIONAL


MASAKAN TRADISIONAL
Meski sebagian besar warga Indonesia membuat nasi goreng untuk sarapan, makanan ini juga merupakan pilihan populer untuk makan larut malam yang dijajakan oleh masyarakat sunggaling, dan masyarakat sana  juga berdagan dengan jembaq yang sering menyusuri kawasan dusun setempat. Nasi goreng selalu dimasak secara langsung menurut pesanan per sajian, karena tukang masak biasanya akan menanyakan tigkat kepedasan nasi goreng kepada pembeli; biasa, sedang, pedas, atau sangat pedas. Tingkat tersebut tergantung pada jumlah sambal atau lada yang diberikan nantinya. Kadang pula porsi nasi goreng dalam jumlah besar dimasak sekaligus jika nasi goreng dengan tingkat kepedasan yang sama dipesan pada waktu yang sama.
Tukang masak mungkin juga akan bertanya tentang telurnya; dicampur dengan nasi atau dipisah sebagai telur mata sapi (ceplok) atau telur dadar (omelet). Istilah spesial pakai telur berarti nasi goreng tersebut menggunakan dua telur per sajian, satu dicampur dengan nasi dan satu lagi dimasak terpisah dalam bentuk omelet atau ceplok. Selain nasi goreng, penjaja gerobak biasanya juga menyediakan mi goreng, mi rebus, dan pecal.Sekarang sudah ada orang yang luar dusun berdatangan dan juga orang yang berasal dari daerah wisata untuk memesan.


0 comments:

Post a Comment

Pengunjung